BAB I

PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA

Bumi tempat manusia hidup berisi dua macam mahluk, artinya Tuhan menciptakan dua mahluk yaitu satu mahluk yang sifatnya anoganis dan yang lain mahluk yang bersifat organis. Untuk membedakannya, sering yang pertama di sebut sebagai benda mati dan yang kedua makhluk hidup. Benda-benda tersebut tidak dapat bergerak sendiri melainkan oleh kekuatan luar. Contohnya gas, yang dapat bergerak keatas bila temperatur naik, karena gas akan menjadi lebih ringan dan akan melambung ke atas. Benda-benda di atas dimanfaatkan oeh manusia untuk kehidupannya, seperti udara untuk bernafas, ari untuk minum, mandi, memasak,maupun mencuci, dan batu-batuan hasil tambang untuk untuk perumahan maupun perdagangan.

Adapun ciri-ciri kehidupan tumbuhan ialah sebagai berikut:

  1. Daya gerak, ialah usaha yang dilakukan untuk mempertahankan hidupnya.
  2. Naluri untuk mempertahankan diri pada tumbuhan juga sederhana
  3. Naluri untuk mengembangkan keturunannya yang pasif

Ciri-ciri kehidupan hewan, antara lain sebagi berikut:

  1. Daya gerak hewan sudah mulai terlihat daripada umbuhan, seperti usaha untuk mempertahankan hidupnya
  2. Naluri untuk mempertahanka diri terlihat jelas baik secara aktif maupun pasif.
  3. Naluri untuk mengembangkan keturunannya aktif, kerena mereka mempunyaijenis kelamin sebagai alat berkembang biak.
  1. SIFAT UNIK MANUSIA

Manusia sebagai makhluk hidup umumnyamempunayi ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Oragan tubuh kompleks dan sangat khusus, terutama otaknay sehingga manusia merupakan makhluk yang cerdas dan bijaksana (homo sapiens).
  2. Mengadakan metabolisme atau pertuakran zat, yakni adanya zat yang masuk dan keluar dari tubuhnya.
  3. Memberikan tanggapan terhadap rangsangan dari dalam dan luar.
  4. memiliki potensi untuk berkembang baik.
  5. Tumbuh dan bergerak
  6. Berinteraksi dengan lingkungannya, artinya:
    1. Manusia dapat membuat alat-alat dan menggunakannya sehingga di sebut sebagai manusia kerja (homo faber)
    2. Manusia dapat berbicara (homo longuens)
    3. Manusia dapat hidup bermasyarakat (homo socius) dan berbudaya (homo humanis)
    4. Manusia dapat mengadakan usaha atas dasarperhitunagn ekonomi (homo aeconomicus)
    5. Manusia juga mengenal keindahan di sekelilingnya (homo aestheticus)
    6. Bila tiba masanya, ia akan mati.

Kelebihan manusia ialah rohaninya, yakni akal budi dan kemampuannya yang sangatkuat sehinggadengan akal budi dan kemampuannya tersebut, manusia dapatmengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

  1. RASA INAGIN TAHU

Ilmu pengetahuan alam itu, bermula dari rasa ingin tahu yang merupakan ciri khas manusia. Rasa ingin tahu itu, tidak dimiliki oleh makhluk lain. Jelas kiranya bahwa rasa ingin tahu itu tidak dimiliki oleh benda-benda tak bernyawa. Bagaimana halnya dengan makhluk hidup seperti tumbuh-tumbuhan dan hewan?

Sebatang pohon misalnya,menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan dan gerak, namun gerak itu terbatas pada mempertahankan kelestarian hidupnyayang bersifat tetap. Sedangkan pada hewan semiasal monyet, ternyata kehendak mereka mengeksplorasialamsangat besar. Hal itu didorong oleh rasa ingin  tahu yang tetap sepanjang zaman atau yang oleh issac Asimov (1920) disebut instinck. Insting itu berpusat pada satu hal saja,yakni untuk mempertahankan hidup.

Manusia juga memiliki insting seperti yang dimiliki oleh hewan dan tumbuh-tumbuhan. Dengan kemampuannya berbahasa, manusia memberikan nama pada setiapbenda yang dikenalnya, sehingga dalam berkomunikasi dengan manusi lain, dapat menggunakan pengertian dan peristilahan yang sama. Dari benda-benda alam berdasarkan pengalaman, diketahui sifat-sifatdan kegunaannya bagi kehidupan manusia. Namun dengan pertolongan akal budinya, manusia menemukanberbagai cara untuk melindungi diri terhadap pengaruh lingkungan yang merugikan dan juga menimbuulkan rasa inggin tahu yang selalu berkembang.

  1. MANUSIA SELALU INGIN TAHU

Volume otak manusia sekarang sebesar 1.200-1.500 cc, sedangkan simpanse hanya 350-450 cc. Manusia sebagai binatang menyusui memiliki system syaraf sentral yang berpusat diotaknya, disamping sistem syaraf periferi yang ada diseluruh tubuh. Selain  secara biologis keadaan otak manusia seperti yang disebutkan tadi, otak perlu selalu memperoleh latihan terus-menerus, sehingga memiliki ketajaman.

Dalam kondisi otak demikianlah, manusia memiliki sifat selalu ingin tahu. Dalam benaknya manusia selalu bertanya karena keinggintahuan apa sesungguhnya (know way). Seseorang merasa kurang puas, bila apa yag ignin diketahui tidak terjawab.

Dalam hubungan kehidupan manusia dengan alam, dibedakan atas dua tingkatan peradaban, sabagai berikut:

  1. Manusia masih sangat bergantung pada alam, sehingg ada kesan bahwa manusia ialah bagian dari alam. Manusia tingkat demikian disebut manusia alam (natural man) yang hidupnya bergantung pada pemberian alam (food gathering)
  2. Manusia yang sudah menguasai alam, sehingga ada kesan bahwa manusia sebagai raja dunia. Manusia di tingkat demikian disebut manusi budaya (cultural man) yang hidupnya dilakukan dengan cara menghasilkan apa yang dibuhkan (food producing)
  1. PERKEMBANGAN ALAM PIKIRAN MANUSIA

Rasa ingin tahu yang dimiliki manusia, menyebabkan alam pikiran manusia berkembang. Ada dua macam perkembangan yang dapat kita ketahui, sebagai berikut:

  1. Perkembangan Alam Pikiran Manusia Sejak Dilahirkan Sampai Dewasa

Alam pikiran seorang bayi yang baru dilahirkan, mengalamiperkembangan yang hampir serupa dari zaman ke zaman. Ketika bayi  tumbuh menjadi anak kecil yang mulai bisa mengamati lingkungan, muncul bermacam-macam pertanyaan didalampikirannya. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, anak kecil mengadakan penyelidikan sendiriatau bertanya kepada ibu, ayah, kakak atau orang lain yang mengasuhnya.

Alam pikiran anak berkembang dengan pesat. Rasa ingin tahu seorang anak akan mememah, apabila orang-orang disekelilingnya terlalu sibuk, terlalu malas atau terlalu bodoh untuk memuaskan rasa ingin tahu anak tersebut.

  1. Perkembangan Alam Pikiran Manusia Sejak Zaman Purba Hingga Dewasa Ini.

Pada zaman purba, manusia sudah manghadapi berbagai tekateki yankni terbit dan terbenamnya matahari,perubahan bentuk bulan, dll

Terdorong rasa ingin tahu yang sangat kuat, manusia purba mulai menyelidiki apa yang terjadi apa penyebab terjadinya fenomena-fenomena itu dan apa akibatnya. Penyelidikan ini menghasilkan jawaban atas banyaknya persoalan, tapi kemudian akan timbul persoalan-persoalan baru.

Dengan demikian alam pikiran manusia purba mulai berkembang.Perkembangan itu berlangsung terus-menerus sampai sekarangdan akan berlanjutdi masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s